Showing posts with label uji organoleptik. Show all posts
Showing posts with label uji organoleptik. Show all posts

Saturday, 4 April 2020

Mengenal Panelis Uji Organoleptik



Panelis merupakan kompenen utama dalam analisis organoleptic, sehingga penggunaan panelis secara benar akan memberikan hasil yang baik.

Semua orang dapat menjadi panelis.  Namun kemampuan setiap orang untuk menjadi panelis berbeda-beda.   Menurut Muhandri dan Kadarisman (2006) telah membagi panelis menjadi tujuh (7) kelompok, yaitu;
1.       Panel perorangan
Yaitu panelis yang sangat ahli dan memiliki kepekaan sangat tinggi yang diperoleh karena bakat atau pelatihan-pelatihan intersif.  Untuk menguji secara organoleptic dan mengambil kesimpulan cukup menggunakan panelis perorangan.
2.       Panel terbatas
Yaitu paenlis yang memiliki kepekaan tinggi dan mengenal dengan baik factor-faktor dalam penilaian organoleptic.  Jumlah panel terbatas yang dibutuhkan untuk mengambil keputusan dalam uji organoleptic sebanyak 3-5 orang.
3.       Panel terlatih
YAITU panelis yang memiliki kepekaan cukup baik.  Untuk menjadi panelis terlatih harus melalui seleksi dan latihan.  Panelis telatih dapat menilai beberapa karakteristik bahan uji namun tidak spesifik, sehingga perlu melibatkan 15-25 orang dalam pengujian organoleptic dan keputusan diambil melalui analisis statistic.
4.       Panel agak terlatih
Yaitu panelis yang dipilih dari kalangan terbatas berdasarkan pengujian terhadap tingkap kepekaanya. Sebelum pelaksaannya, panelis ini dilatih terlebih dahulu untuk mengetahui sifat sensori tertentu. Jumlah panelis yang dibutuhkan 15-25 orang dan keputusan diambil berdasarkan hasil analisis statistic.
5.       Panel tidak terlatih
Yaitu panelis yang dipilih berdasarkan jenis kelamin, umur, tingkat social, suku dan sebagainya.  Panelis ini hanya boleh dilibatkan pada pengujian yang sederhana, misalnya uji kesukaan terhadap suatu produk.  Jumlah panelis yang dibutuhkan sebanyak 25 orang dengan perbandigan pria: wanita 1:1.
6.       Panel konsumen
Yaitu panelis yang sangat umum dimana pemilihannya hanya didasarkan pada daerah geografis atau kelompok tertentu. Jumlah yang dibutuhkan antara 30 – 100 orang panelis. Bahkan bisa lebih
7.       Panel anak-anak
Yaitu panelis yang berusia 3- 10 tahun. Panelis ini digunakan untuk menguji tingkat kesukaan terhadap produk yang memang ditujukan untuk anak-anak, misalnya permen atau es krim.

Perbedaan kemampuan inilah yang membedakan jumlah panelis yang digunakan.  Sebagai contoh unutk mengetahui tingkat penerimaan masyarakat terhadap sosis ikan diperlukan riset pasar yang melibatkan panelis biasa dengan jumlah besar (> 100 orang) , dengan menggunakan panelis semi  terlatih hanya butuh 15-25 orang, sedangkan dengan panelis terlatih hanya butuh 2-3 orang saja.
Untuk cara seleksi panelis dapat di KLIK DI SINI

Friday, 3 April 2020

Keuntungan Uji organoleptik


Uji Organoleptik


Uji orgaoleptik merupakan uji terakhir yang dapat dilakukan setelah analisis fisik, analisis kiwiawi dan analisis biologis.  Pada prinsipnya uji ini menggunakan alat alat indera untuk melakukan pengujian terhadap mutu bahan pangan.  Karena menggunakan alat indera maka uji organoleptic di sebut juga uji inderawi.   Dalam uji ini juga melibatkan syaraf-syaraf dalam alat indera untuk merespon rangssangan yang ada , sehingga uji ini di sebut juga analisis sensorik.  Oleh karena menggunakan alat indera uji ini bersifat subyektif.
Saat ini analisis organoleptic sudah digunakan secara luas pada berbagai industry, termasuk industry bahan pangan.
Seperti halnya analisis yang lain, analisis organoleptic juga memiliki beberapa keuntungan, diantaranya ialah;
  1. Dapat mengukur tingkat kesukaan terhadap suatu produk
  2. Dapat membantu konsumen untuk menentukan pilihan terhadap mutu produk
  3. Dalam keadaan dimana alat uji lain terbatas, analisis organoleptic dapat digunakan untuk nenentukan mutu.
  4. Hasil analisis organoleptic dapat diperoleh jauh lebih cepat dibandingkan dengan hasil pengujian lain.
Beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan analisis organoleptic, diantaranya; penentuan prosedur dan metode pengujian sampel, menentukan kriteia pengujian, menyiapkan lembar penilaian, menjelaskan instruksi pengujian
Selama peaksanaan analisis organoleptic perlu dilakukan penyiapan dan penyajian sampel, pemilihan dan penyiapan panelis

Contoh JObsheet Projeck Tahu Walik

Jobsheet Nama Praktek : Tahu Walik Kompetensi      :  Melakukan pembuatan tahu walik isi daging ayam Waktu                  : 180 menit A. T...