ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Nama :
Nurhamid
Mata
Pelajaran : Dasar Kejuruan
Fase : E
SekolahAsal :
SMKN 3 BANJAR
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN MATA
PELAJARAN DASAR KEJURUAN APHP
Elemen |
Capaian Pembelajaran |
Tujuan Pembelajaran |
Profil Pelajar Pancasila |
Konten / Materi |
Kode TP |
Alokasi jam |
Kelas |
1.
Proses bisnis secara
menyeluruh di bidang industri pengolahan hasil pertanian; |
Pada akhir fase E peserta didik
mampu memahami: proses bisnis industri pengolahan hasil
pertanian, antara lain tentang klasifikasi industri, lingkup usaha, penerapan
K3LH, perencanaan produk, mata rantai pasok (supply chain), logistik, proses
produksi, penggunaan dan perawatan peralatan, serta pengelolaan sumber daya
dengan memperhatikan potensi dan kearifan lokal. |
Peserta didik mampu memahami , membedakan, menetukan, menyimpulkan proses bisnis industri pengolahan hasil pertanian, antara lain
tentang klasifikasi industri, lingkup usaha, penerapan K3LH, perencanaan
produk, mata rantai pasok (supply chain), logistik Peserta didik mampu mejelaskan, menentukan, menyimpulkan logistik, proses produksi, penggunaan dan
perawatan peralatan, serta pengelolaan sumber daya dengan memperhatikan
potensi dan kearifan lokal. |
Bernalar
kritis |
Bisnis
industri pengolahan hasil pertanian |
P.10.1 P.10.2 |
48 48 |
X |
2. Perkembangan teknologi yang digunakan, proses kerja, dan isu-isu
global di bidang industri pengolahan hasil pertanian; |
Pada akhir fase E peserta didik
mampu menjelaskan: perkembangan teknologi pengolahan hasil
pertanian dan pengujian mutunya, yaitu bioteknologi, nanoteknologi,
otomatisasi, digitalisasi, Internet of Things (IoT); pemahaman tentang
pemanasan global, perubahan iklim, ketersediaan
pangan global, regional dan lokal, pertanian
berkelanjutan, sistem kelembagaan
pada rantai produksi dan pasar. |
Peserta didik mampu menjelaskan, mengonsepkan, mendiagramkan perkembangan
teknologi pengolahan hasil pertanian dan pengujian mutunya, yaitu
bioteknologi, nanoteknologi, otomatisasi, digitalisasi, Internet of Things
(IoT) Peserta didik mampu menjabarkan,
mengaitkan, meyimpulkan tentang pemanasan global, perubahan iklim,
ketersediaan pangan global, regional dan lokal, pertanian berkelanjutan Peserta didik mampu menjelaskan,
mengurutkan, mendiagramkan sistem kelembagaan pada rantai produksi dan
pasar |
Bernalar
kritis |
Perkembangan teknologi pengolahan hasil pert. Pemanasan global dan efeknya Kelembagaan rantai produksi dan pasar |
P.11.1 P.11.2 P.11.3 |
36 32 12 |
X |
3. Agripreneur, lapangan kerja dan peluang usaha di bidang agriteknologi
pengolahan hasil pertanian; |
Pada akhir fase E peserta didik
mampu menjelaskan: profil agripreneur
yang mampu membaca peluang pasar dan usaha untuk menumbuhkan jiwa wirausaha,
serta profil profesi
atau jabatan di industri pengolahan hasil pertanian yang menjaga ketersediaan
pangan dalam rangka menumbuhkan sikap profesionalisme dalam bekerja. |
Peserta didik mampu menjelaskan , menggambarkan, merinci profil
agripreneur yang mampu membaca peluang pasar dan usaha untuk menumbuhkan jiwa
wirausaha Peserta didik mampu menjelaskan , menggambarkan, merinci
profil profesi atau jabatan di industri
pengolahan hasil pertanian yang menjaga ketersediaan pangan dalam rangka
menumbuhkan sikap profesionalisme dalam bekerja |
Kreatif |
Profil agripreneur Profil profesi dalam idustri PHP |
P.12.1 P.12.2 |
24 32 |
X |
4. Proses dan teknik dasar pengoperasian alat dan mesin penanganan
dan pengolahan hasil pertanian |
Pada akhir fase E peserta didik
mampu memahami: konsep, prinsip,
dan prosedur melalui praktik terbatas proses-proses dasar pengolahan hasil
pertanian (nabati/tanaman, hewani, dan ikan meliputi pengecilan ukuran
(pemotongan, pengirisan, pemarutan, pencacahan, penghancuran, dan
penggilingan), proses termal
(pendinginan, pembekuan, pasteurisasi, sterilisasi, pengeringan,
pemanggangan, penyangraian, dan penggorengan), proses kimia dan
biokimia (penggaraman, penggulaan, pengasaman/fermentasi), dan proses pemisahan
(pengayakan, penyaringan, destilasi, ekstraksi, pengendapan, penggumpalan dan
evaporasi) serta proses pencampuran
bahan. |
Peserta didik mampu menjelaskan
, mengurutkan, memilih konsep, prinsip, dan prosedur melalui praktik terbatas
proses-proses dasar pengolahan hasil pertanian (nabati/tanaman, hewani, dan
ikan meliputi pengecilan ukuran (pemotongan, pengirisan, pemarutan,
pencacahan, penghancuran, dan penggilingan), pada PHP Peserta didik
mampu menjelaskan, menentukan dan memilih proses termal (pendinginan,
pembekuan, pasteurisasi, sterilisasi, pengeringan, pemanggangan,
penyangraian, dan penggorengan) pada PHP Peserta didik mampu menguraikan, menggunakan proses kimia dan biokimia (penggaraman, penggulaan,
pengasaman/fermentasi), Peserta didik mampu menjelaska, menerapkan proses pemisahan (pengayakan, penyaringan, destilasi, ekstraksi,
pengendapan, penggumpalan dan evaporasi) serta proses pencampuran bahan. |
Mandiri
dan bernalar kritis |
konsep, prinsip, dan prosedur
proses-proses dasar pengolahan hasil pertanian proses termal proses kimia dan biokimia proses pemisahan dan pencampuran bahan |
|
|
|
5.
Penanganan komoditas
pertanian sesuai prosedur Kesehatan Keselamatan Kerja dan Lingkungan Hidup
(K3LH) |
Pada akhir fase E peserta didik mampu memahami : tentang pengidentifikasian karakteristik dan penanganan (sortasi,
grading, pengawetan, pengemasan, pengepakan dan penyimpanan dingin) hasil
pertanian pasca panen untuk disimpan, dikonsumsi atau diproses lebih lanjut
menjadi produk olahan setengah jadi, atau produk jadi dengan menerapkan prinsip dan prosedur K3LH. |
Peserta didik mampu mejelaskan, menggambarkan, merinci tentang
pengidentifikasian karakteristik dan penanganan (sortasi, grading,
pengawetan, pengemasan, pengepakan dan penyimpanan dingin) hasil pertanian
pasca panen untuk disimpan, dikonsumsi atau diproses lebih lanjut menjadi
produk olahan setengah jadi, atau produk jadi Peserta didik mampu menjelaskan,
menerapkan prinsip dan prosedur
K3LH. |
Mandiri
dan bernalar kritis |
identifikasian karakteristik dan
penanganan hasil pertanian K3LH. |
|
|
|
6. Prinsip dan teknik
kerja laboratorium pengujian mutu hasil pertanian |
Pada akhir fase E peserta didik
mampu memahami
prinsip, prosedur penggunaan, dan perawatan peralatan gelas (gelas alat ukur volume, gelas wadah, gelas aparatus destilasi,
aparatus ekstraksi, aparatus filtrasi, aparatus titrasi, gelas wadah, gelas
reaktor/pencampur, dan alat gelas penunjang), alat bukan
gelas (neraca analitik, oven, waterbath, tanur,
inkubator, autoclave, fume hood atau fume-scrubber, hot plate, bunsen atau
burner, Laminary Air Flow/LAF), penggunaan
bahan kimia pereaksi dan standar (pembuatan
larutan dan standardisasi larutan), teknik kerja
aseptik, sterilisasi peralatan dan sterilisasi media, serta penanganan
limbah laboratorium. |
1 Peserta didik mampu memahami prinsip, prosedur penggunaan, dan
perawatan peralatan gelas dan non gelas |
Bernalar kritis |
Peralata
gelas dan non gelas padda laboratorium |
|
|
|
2.
Pesertadidikmampu memahami penggunaan bahan kimia
pereaksi dan standar |
Kreatif |
Baha kimia pereaksi dan larutan standar Tekik kerja aseptik dan sterilisasi Limbah
laboratorium |
|
|
|
||
3. Pesertadidikmampu Memahami megenai teknik
kerja aseptik, dan sterilisasi 4. Pesertadidik mampu memahami pada penanganan
limbah laboratorium |
Bergotong
royong Bergotong
royong |
|
|
|