Monday, 12 July 2021

ksi Hasil nabati Kelas XII APHP

 Berikut ini saya posting silabus darurat untuk Kompetensi Darurat Mapel Produksi Pengolahan Hasil Nabati Kelas XII Kompetensi APHP

Monggo di cermati 

SILABUS DARURAT MATA PELAJARAN

 

Nama Sekolah                   : SMK NEGERI 3 BANJAR

Bidang Keahlian                 : Agribisnis dan Agroteknologi

Program Keahlian               : Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian

Kompetensi Keahlian          : Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian

Mata Pelajaran                   : Produksi Pengolahan Hasil Nabati

Kelas/ Semester                 : XII/ 5 dan 6

Durasi (Waktu)                  :         JP

 

Kompetensi :

KI 1   Menghayati dan mengamalkan  ajaran agama yang dianutnya

KI 2   Menghayati perilaku (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah lingkungan,  gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan  proaktif) dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia

 

KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.

 

KI 4 : Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian. Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja.

Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

 

Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

 

Semester 5

Kompetensi Dasar

Indikator pencapain kompetensi

Materi Pokok

Kegiatan Pembelajaran

Penilaian

Alokasi Waktu

Sumber Belajar

1

 

2

3

4

5

6

3.14 Mengidentifikasi (C1) serealia untuk satuan produksi

 

3.14.1. mampu memahami pengertian serealia

3.14.2. mampu memahami jenis-jenis serealia

3.14.3 mampu memahami kandungan dan fungsi serealia

 

4.14.1. mampu memperlihatkan/ menyatakan kriteria serealia yang baik untuk satuan produksi

 

Mengidentifikasi Serealia untuk satuan produksi

·         Pengertian Serealia

·         Jenis seralia

·         Fungsi serealia

·         Kriteria serealia untuk produksi

 

 

 

Mengamati

Mencari informasi tentang serealia (pengertian, jenis, fungsi) dengan cara mengidentifikasi melalui  media pembelajaran (buku, media cetak, media elektronik, lingkungan sekitar  dan sejenisnya)

Menanya

Mengajukan pertanyaan untuk mempertajam pemahaman  tentang serealia

Mengekplorasi/  Experimen 

·        Praktek mengidentifikasi kriteria serealia untuk produksi

 

Mengasosiasi

·        Menganalisis hasil praktek serta  membuat kesimpulan

 

Mengkomunikasikan

Menyampaikan atau mempresentasikan hasil praktek ke teman sekelasnya.

Atau membuat laporan tertulis hasil praktek

  Tugas

Membuat makalah/ laporan praktek  kriteria serealia untuk produksi

Tes

Tes tertulis bentuk uraian dan/atau pilihan ganda

 

Referensi yang terkait dengan topik:

·      Serealia (gandum, padi, jagung,dll)

·      Buku pengetahuan bahan makanan

4.14 Menunjukan (P2) serealia untuk satuan produksi

 

3.17 Menerapkan (C3) pengolahan hasil serealia.

 

3.17.1. mampu menunjukkan alat-alat pengolahan serealia

3.17.2 mampu menggunakan SOP dalam pengolahan serealia

3.17.3 mampu menghasilkan hasil olahan serealia sesuai standar mutu

3.17.4 mampu menerapkan konsep pengemasan dan penyimpanan pada hasil olahan serealia

 

Menerapkan pengolahan hasil serealia (Pengolahan rerotian)

·    Pengenalan bahan

·    Pengenalan alat pengolahan

·    Prosedur (SOP) pengolahan

·    Standar Mutu Hasil olahan

·    Pengemasan dan penyimpanan hasil olahan

 

 

 

 

·       Memproduksi olahan serealia (Roti manis)

Mengamati

Mencari informasi tentang bahan, alat, prosedur, standar mutu, pengemasan dan penyimpanan roti melalui  media pembelajaran (buku, media cetak, media elektronik, lingkungan sekitar  dan sejenisnya)

Menanya

Mengajukan pertanyaan untuk mempertajam pemahaman  tentang bahan, alat, prosedur, standar mutu, pengemasan dan penyimpanan roti

Mengekplorasi/ experimen 

Praktek membuat roti sampai layak jual

Mengasosiasi

Menganalisis hasil praktek dalam membuat roti serta  membuat kesimpulan

Mengkomunikasikan

Menyampaikan atau mempresentasikan hasil praktek ke teman sekelasnya

Atau membuat laporan hasil praktek membuat roti

Tugas

Membuat makalah / laporan praktek membuat roti

 

Tes

Tes tertulis bentuk uraian dan/atau pilihan ganda

 

Referensi yang terkait :

·     GMP

·     K3

·     Sanitasi

·     Keamanan pangan

·     Produksi roti:

·  Pengemasan

 

 

 

 

 

4.17 Memproduksi (P3)  olahan serealia

 

4.17.1. mampu mendemonstrasikan hasil olahan serealia

 

3.18 Mengidentifikasi (C1) kacang kacangan untuk satuan produksi

3.14.1. mampu memahami pengertian kacang kacangan

3.14.2. mampu memahami jenis-jenis kacang kacangan

 3.14.3 mampu memahami kandungan dan fungsi kacang kacangan

 

Mengidentifikasi kacang kacangan untuk satuan produksi

·         Pengertian kacang kacangan

·         Jenis kacang kacangan

·         Kandungan dan Fungsi kacang kacangan

Mengamati

Mencari informasi tentang kacang kacangan (pengertian, jenis, fungsi) dengan cara mengidentifikasi melalui  media pembelajaran (buku, media cetak, media elektronik, lingkungan sekitar  dan sejenisnya)

Menanya

Mengajukan pertanyaan untuk mempertajam pemahaman  tentang kacang kacangan

 

Mengekplorasi/  Experimen 

Praktek mengidentifikasi kriteria kacang kacangan untuk produksi

 

Mengasosiasi

Menganalisis hasil praktek serta  membuat kesimpulan

 

Mengkomunikasikan

Menyampaikan atau mempresentasikan hasil praktek ke teman sekelasnya.

Atau membuat laporan tertulis hasil praktek

Tugas

Membuat makalah/ laporan praktek  kriteria kacang kacangan untuk produksi

Tes

Tes tertulis bentuk uraian dan/atau pilihan ganda

 

Referensi yang terkait dengan topik:

·    Kacang kacangan (kedelai, kacang hijau koro koroan,dll)

·      Buku pengetahuan bahan makanan

4.18 Menunjukan  (P2) kacang kacangan untuk satuan produksi

4.14.1. mampu memperlihatkan/ menyatakan kriteria kacang kacangan yang baik untuk satuan produksi

 

·         Kriteria kacang kacangan untuk produksi

 

3.21 Menerapkan (C3) pengolahan hasil kacang-kacangan.

 

3.17.1. mampu menunjukkan alat-alat pengolahan kacang kacangan

3.17.2 mampu menggunakan SOP dalam pengolahan kacang kacangan

3.17.3 mampu menghasilkan hasil olahan kacang kacangan sesuai standar mutu

3.17.4 mampu menerapkan konsep pengemasan dan penyimpanan pada hasil olahan kacang kacangan

Menerapkan pengolahan hasil kacang kacangan (Pengolahan susu kedelai/ tempe))

·    Pengenalan alat pengolahan

·    Prosedur (SOP) pengolahan

·    Standar Mutu Hasil olahan

·    Pengemasan dan penyimpanan hasil olahan

 

 

 

 

Mengamati

Mencari informasi tentang bahan, alat, prosedur, standar mutu, pengemasan dan penyimpanan susu kedelai/ tempe melalui  media pembelajaran (buku, media cetak, media elektronik, lingkungan sekitar  dan sejenisnya)

Menanya

Mengajukan pertanyaan untuk mempertajam pemahaman  tentang bahan, alat, prosedur, standar mutu, pengemasan dan penyimpanan susu kedelai/ tempe

Mengekplorasi/ experimen 

Praktek membuat susu kedelai/ tempe sampai layak jual

Mengasosiasi

Menganalisis hasil praktek dalam membuat susu kedelai/ tempe serta  membuat kesimpulan

Mengkomunikasikan

Menyampaikan atau mempresentasikan hasil praktek ke teman sekelasnya

Atau membuat laporan hasil praktek membuat susu kedelai/ tempe

Tugas

Membuat makalah / laporan praktek membuat susu kedelai/ tempe

 

Tes

Tes tertulis bentuk uraian dan/atau pilihan ganda

 

Referensi yang terkait :

·     GMP

·     K3

·     Sanitasi

·     Keamanan pangan

·     Produksi susu kedelai/ tempe

·  Pengemasan

 

4.21 Memproduksi (P3) olahan kacangkacangan

 

4.17.1. mampu mendemonstrasikan hasil olahan kacang kacangan

 

Memproduksi olahan kacang kacangan

 

 

Semester 6

3.23 Mengevaluasi (C5) produk olahan nabati

 

3.23.1. mampu memberikan penilaian terhadap produk olahan nabati;

 - bahan baku

- alat

- prosedur

- mutu hasil

Mengevaluasi produk olahan nabati

·         Evaluasi Cara pemilihan baku

·         Evaluasi pemilihan alat

·         Evaluasi prosedur kerja

·         Evaluasi standar mutu hasil olahan

 

Mengamati

Mencari informasi lebih dalam tentang bahan baku, alat , prosedur dan standar mutu hasil olahan

 Menanya

Diskusi tentang bahan baku, alat , prosedur dan standar mutu hasil olahan sesuai standar baku (SKKNI)

Mengeksplorasi/Eksperimen

Praktek mengevaluasi bahan baku, alat , prosedur dan standar mutu hasil olahan

Memperbaiki penyimpangan mutu produk olahan nabati

Mengasosiasi

Membuat kesimpulan dari hasil praktek tentang standar bahan baku, alat , prosedur dan mutu hasil olahan

Mengkomunikasikan

Membuat makalah/ laporan/ mempresentasikan hasil praktek standar bahan baku, alat , prosedur dan mutu hasil olahan

Tugas

Membuat makalah/laporan hasil praktek

Tes

Tes tertulis uraian dan/ atau pilihan ganda

 

            Referensi yang terkait dengan topik:

·  Produksi olahan Hasil Nabati

·  Standar mutu produk olahan nabati

4.23 Memperbaiki (P5 -simpson) mutu produk olahan nabati

 

4.23.1. mampu memperbaiki terhadap penyimpangan mutu produk olahan nabati

3.24 Mengevaluasi (C5) limbah olahan nabati

 

3.24.1. mampu memberikan penilaian terhadap limbah hasil olahan nabati

Mengevaluasi olahan limbah nabati

·     Pengertian limbah

·     Jenis jenis limbah

·     Jenis limbah nabati

 

 

·     Pemanfaatan limbah nabati

 

Mengamati

Mencari informasi pengertian, jenis, pemanfaatan limbah nabati

Menanya

Diskusi tentang pengertian, jenis, pemanfaatan limbah nabati

Mengeksplorasi/Eksperimen

Praktek jenis dan pemanfaatan limbah nabati

Mengasosiasi

Membuat kesimpulan tentang pemanfaatan limbah nabati

Mengkomunikasikan

Membuat makalah/ laporan/ mempresentasikan hasil praktek tentanag pemanfaatan limbah hasil olahan nabati

Tugas

Membuat makalah/ laporan praktikum

 

Tes

Tes tertulis uraian dan/ atau pilihan ganda

 

 

            Referensi yang terkait dengan topik:

·  Jenis limbah dan cara pembuatan kompos

·  Sumber lain yang relevan

4.24 Memanfaatkan limbah olahan nabati

4.24.1. mampu memanfaatkan limbah olahan nabati menjadi produk lebih bermanfaat (kompos, dll)

kompetensi Dasar darurat produksi hasil nabati Kelas XII APHP




 Dalam masa pandemi covid -19 seperti sekarang ini telah merubah semua tatanan kehidupan kita, pendidikan, ekonomi, sosial, politik dan budaya.

Dalam dunia pendidikan menuntut adanya penyesuaian-penyesuaian baru agar pendidikan bisa tetap berjalan.  

Berikut ini contoh Kompetensi Dasar darurat yang dapat diberikan kepada peserta didik dalam masa pandemi sekarang ini.

Mata Pelajaran         : Produksi Pengolahan Hasil Nabati

Kelas                          : XII

Jam Pelajaran          : 10 JP / minggu (@ 45 menit)

No

Semester

KD Normal

KD Darurat

1

5

3.14 Mengidentifikasi serealia untuk satuan produksi

4.14 Menunjukan serealia untuk satuan produksi

3.15 Menganalisis kebutuhan alat serta cara penggunaannya

4.15 Menentukan kebutuhan alat serta cara penggunaannya

3.16 Menerapkan proses pengecilan ukuran

4.16 Melakukan Proses pengecilan Ukuran

3.17 Menerapkan pengolahan hasil serealia.

4.17 Memproduksi olahan serealia

3.18 Mengidentifikasi kacang kacangan untuk satuan produksi

4.18 Menunjukan kacangkacangan untuk satuan produksi

3.19 Menganalisis kebutuhan alat serta cara penggunaannya

4.19 Menentukan kebutuhan alat serta cara penggunaannya

3.20 Menerapkan proses pengecilan ukuran

4.20 Melakukan Proses pengecilan ukuran

3.21 Menerapkan pengolahan hasil kacang-kacangan.

4.21 Memproduksi olahan kacangkacangan

3.14 Mengidentifikasi serealia untuk satuan produksi

4.14 Menunjukan serealia untuk satuan produksi

 

 

 

 

 

 

 

3.17 Menerapkan pengolahan hasil serealia.

4.17 Memproduksi olahan serealia

3.18 Mengidentifikasi kacang kacangan untuk satuan produksi

4.18 Menunjukan kacangkacangan untuk satuan produksi

 

 

3.21 Menerapkan pengolahan hasil kacang-kacangan.

4.21 Memproduksi olahan kacangkacangan

 

2

6

3.22 Menganalisis produksi olahan nabati.

4.22 Menunjukan produksi olahan nabati

3.23 Mengevaluasi produk olahan nabati

4.23 Memperbaiki mutu produk olahan nabati

3.24 Mengevaluasi limbah olahan nabati

4.24 Memanfaatkan limbah olahan nabati

 

 

 

3.23 Mengevaluasi produk olahan nabati

4.23 Memperbaiki mutu produk olahan nabati

3.24 Mengevaluasi limbah olahan nabati

4.24 Memanfaatkan limbah olahan nabati

 

 Dalam pemilihan kompetensi darurat perlu dipertimbangkan tingkat urgensi dari KD tersebut dan kemungkinan untuk dilaksanakannya.

Terima kasih semoga bermanfaat

salam sukses bagi bapak/ibu guru semua.

Thursday, 25 March 2021

Pakan, Faktor Penentu Keberhasilan Usaha Ayam Kampung

       Pakan ayam menjadi salah satu faktor penentu dalam menghasilkan ayam atau ternak yang berkualitas. Apalagi bagi para peternak uggas seperti ayam kampung. Pakan ayam yang baik  akan mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan ayam, atau mempengaruhi produktifitas telur bagi indukan ayam yang dikhususkan menghasilkan telur pada perusahaan breeding. 
         Namun kendala yang dihadapi oleh para peternak ayam kampung dilapangan terkait dengan pakan ini adalah harga pakan ayam kampung yang cukup mahal dipasaran sehingga tentu sasja hal ini  cukup memberatkan bagi para pengusaha ternak ayam. Apalagi jika hal ini tidak dibarengi dengan kenaikan harga jual ayam kampung, sehingga kondisi ini  bisa membuat para peternak ayam mengalami kerugian. Lain hanya  jika para peternak mampu membuat pakan ayam kampung sendiri sehingga dapat mengemat pengeluaran. 
        Pastinya dalam membuat pakan ayam kampung perlu mengetahui dengan baik cara membuat pakan ayam kampung dan bahan yang dibutuhkan. Membuat pakan ayam kampung sendiri ternyata cukup mudah dan sederhana serta menggunakan bahan bahan yang ada di lingkungan sekitar tempat tinggal kita, apalagi pakan buatan atau pakan alternatif ini menyehatkan dan bisa membuat ayam memproduksi telur dengan mudah.  
        Berikut bahan - bahan yang dapat kita gunakan untuk membuat pakan ayam kampung alternatif;
1. Dedak halus/ Bekatul


    Dedak ini bisa kita dapatkan di pabrik penggilingan padi, banyaknya dedak ini yang digunakan sekitar 30 persen dari berat pakan.  ada baiknya jika dedak ini sebelum di berikan ke ternak di fermentasikan terlebih dahulu agar nilai nutrisinya meningkat.  Fermentasi dalam menggunakan EM4 selama 3 x 24 jam.
2. Ampas Tahu


    Ampas tahu bisa kita dapatkan dari limbah pengrajin tahu.  Karena ampas tahu ini masih merupakan bahan yang mengandung karbohidrat dan protein yang cukup tinggi sehingga baik untuk ternak, namun juga perlu difermentasi terlebih dahulu agar daya cernanya meningkat.
3. Kacang hijau limbah pembuatan tauge.


    Kacang hijau ini merupakan sumber protein dan mineral yang baik. 
4. Keong Mas


    Keong mas merupakan sumber protein dan zat kapur yang berperan penting bagi pertumbuhan ayam kampung.  Dagignya sebagai sumber protein, sedang cangkangnya sebagai sumber zzat kapur atau calsium.  Pemberian keong mas dapat di cacah terlebih dahulu atau di giling.  
5. Daun singkong/Daun Pepaya/ Sayuran daun lain


    Daun daunan ini berfungsi sebagai sumber vitamin dan mineral bagi ayam kampung termasuk sumber zat besi.  untuk meningkatkan preferensi atau kesukaan ternak, daun-daunan ini perlu di rebus terlebih dahulu atau difermentasi bersamaan dengan dedak halus atau dengan ampas tahu.

Cara  Membuat Pakan Ayam

  1. Pertama – tama yaitu siapkan bahan, kemudian untuk bahan biji-bijian misalnya kacang hijau, perlu direndam dalam air supaya lebih mudah ketika proses penggilingan. Apabila biji sudah mengembang, maka biji perlu digiling dengan menggunakan penggiling daging. Apabila telah selesai digiling maka sisihkan.
  2.  Sayur – sayuran misalnya daun pepaya, bayam, kubis / kol, kangkung diiris kecil, sedangkan untuk pepaya perlu dikupas kulitnya dahulu. Fermentasikan terlebih dahulu bersama dedak dan ampas tahu selama 3 hari.
  3. Giling keong mas bersama dengan cangkangnya sampai hancur.
  4. Campur bahan bahan tadi sampai merata, tambahkan air secukupnya. berikan pakan pada ayam kampung anda.
  5. Jika mau membuat stok, giling campiran pakan tadi dalam gilingan daging . kemudian jemur d bawah sinar matahari sampai kering. Pastikan pakan ini dalam keadaan kering sebelum disimpan.
Demikian penjelasan mengenai pakan alternatif untuk ayam kampung.

Namun jika mempunyai dana yang cukup ada baiknya juga memakai pakan pabrikan sebagai campuran. karena pakan oabrikan sudah mempunyai kandungan gizi yang sangat baik.
Terima kasih 
Semoga bermanfaat
Salam wirausaha
🐔

Wednesday, 24 March 2021

Usaha Sampingan Pegawai Yang Menjanjikan; Budi Daya Ayam Kampung


 Semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya makanan yang bergizi dan menyehatkan, membuat daya konsumsi masyarakat akan sumber protein hewani juga meningkat. 

Ayam kampung (ayam ras) sebagai salah satu sumber protein hewani yang relatif lebih sehat dibanding ayam negeri (buras)  dapat dijadikan peluang yang cukup menjanjikan. Hal ini dapat dilihat dari permintaan ayam kampung yang terus meningkat dari tahun ke tahun, sementara produksinya sangat terbatas.

Berdasarkan hal tersebut maka dalam kesempatan kali ini akan saya tulis mengenai Budidaya ayam kampung.

Dalam budidaya ayam kampung ada beberapa hal yang perlu di perhatikan.

Pertama; bibit. 

Agar usaha ayam kampung dapat menguntungkan, pilihlah bibit yang berkualitas. Bibit berkualitas di tandai dengan ; mata jernih, badan tegap, bulu mengkilap tidak kusam, dan tidak mengandung penyakit.

Bibit ayam yang baik akan memiliki keturunan yang baik pula dan pertumbuhannnya akan cepat sehingga konversi pakan ke daging cukup baik.

Dalam.memilih ayam jago aebagi pejantan juga perlu diperhatikan , ayam harus sehat, badan tegap, mata jernih pial berwarna merah.

Kedua; makanan.

Makanan untuk ayam kampung sebaiknya cukup mengandung sumber karbohidrat, protein, lemak , vitamin dan mineral.karbohidrat dapat berasal dari dedak halus atau bekatul, jagung kuning. Sumber protein dapat berasal dari tepung ikan, tepung kedelai, kacang hijau dsb.

Sumber lemak bisa berasal dari kacang kacangan. Sedangkan sumber vitamin dan mineral bisa berasal dari sayur-sayuranbaepeeri daun singkong, daun pepaya, daun kangkung dan sayuran lain.

Perlu juga diperkenalkan makanan yang di fermentasi dengan EM4. Dedak yang difermentasi akan meningkatkan jumlah protein sehingga yang diserap oleh tubuh ternak juga meningkat.

Ketiga; kandang.

Kandang untuk ayam kampung sebaiknya memiliki sirkulasi udara yang cukup dan terkena sinar matahari. Dengan begitu kandang akan tetap sehat dan kering.

Kotoran ayam dalam kandang juga harus dibersihkan secara berkala, agar kandang tetap bersih. Sesekali juga perlu di semprot dengan desinfektan 0.2% agar kandang bebas penyakit.

Kandang yang digunakan bisa jenis panggung atau langsung lantai di tanah.

Keempat; hama dan penyakit ayam.

Ada banyak jenis penyakit untuk ayam kampung seperti tetelo, batuk, berak putih, berak hijau, mata bengkak, kurang nafsu makan dan sebagainya.

Untuk pencegahannya usahakan kandang tetap bersih, beri vitamin secara berkala. Sedang bila sudah terserang penyakit, pisahkan ayam sakit dari yang sehat dan berikan obat sesuai penyakit ternak.jenis obat yang di pakai dapat di tanyakan dan di beli di toko yang menyediakan bahan makanan dan obat untuk ternak.

Kelima; Pemasaran.

Hal yang tidak kalah sangat pentingnya dalam budi daya ayam kampung adalah tentang pemasaran . Malah bisa dikatakan pemasaran ini adalah ujung tombak semua usaha termasuk dalam budi daya ayam kampung.

Bagaimanapun bagusnya budidaya ayam kampung , namun pemasarannya tidak bagus maka akan berujung kebangkrutan.

Dalam menjual ayam kampung dapat dilakukan melalui pedagang pengumpul, di jual langsung ke pasar, atau melalui proses pengolahan terlebih dahulu.  Malah akan mendapatkan keuntungan lebih besar jika ayam kampung di jual dalam bentuk olahan.

Jika di jual melalui pengumpul, jangan hanya melelui satu pengumpul agar mempunyai perbandingan harga, sehingga harga ayam tidak terlalu rendah .









Contoh JObsheet Projeck Tahu Walik

Jobsheet Nama Praktek : Tahu Walik Kompetensi      :  Melakukan pembuatan tahu walik isi daging ayam Waktu                  : 180 menit A. T...